Sundul
Timnas Indonesia

Herdman Saksikan Persija Hajar Persis 4-0, 2 Pilarannya Absen

John Herdman hadir langsung menyaksikan Persija Jakarta menggilas Persis Solo 4-0, namun dua pemain yang dipanggilnya ke skuad Timnas Indonesia justru tidak turun lapangan.

Dimas Wirawan · 02 Mei 2026, 15:15 · 3 min baca

John Herdman menonton langsung laga BRI Liga 1 antara Persija Jakarta melawan Persis Solo yang berakhir dengan skor telak 4-0. Pelatih Timnas Indonesia itu datang untuk memantau kondisi pemain pilihannya, namun dua nama yang sudah masuk daftar panggilan skuad Garuda justru tidak satu kali pun menginjakkan kaki di atas rumput.

Persija Perkasa di Posisi Tiga Klasemen

Kemenangan 4-0 ini semakin mengukuhkan posisi Persija di papan atas Liga 1. Macan Kemayoran kini bertengger di peringkat ketiga klasemen BRI Liga 1 dengan 60 poin dari 30 laga — catatan 18 menang, 6 seri, dan 6 kalah.

Produktivitas lini serang tim ibu kota juga tergolong tajam: 52 gol dicetak sepanjang musim, sementara pertahanan mereka hanya kebobolan 26 kali. Persis Solo pulang tanpa poin dari laga malam itu.

Bagi Herdman, kunjungan ke stadion bukan sekadar seremonial. Pelatih asal Inggris tersebut aktif melakukan pemantauan langsung terhadap pemain-pemain potensial yang masuk radar timnas, terutama menjelang agenda internasional yang padat.

Dua Pemain Timnas Absen Tanpa Turun Lapangan

Ironinya, dua pemain yang sudah resmi dipanggil Herdman ke Timnas Indonesia tidak dimainkan oleh pelatih Persija malam itu. Keduanya tidak masuk starting eleven, bahkan tidak diberi menit bermain sebagai pemain pengganti.

Situasi ini tentu menjadi catatan tersendiri. Pemantauan langsung yang dilakukan Herdman pun menjadi kurang optimal karena ia tidak bisa mengevaluasi performa terkini dari dua nama tersebut secara langsung di lapangan.

Kondisi ini bukan pertama kali terjadi di sepak bola Indonesia — pemain yang masuk daftar panggilan timnas kerap tidak mendapat menit bermain reguler di klub, yang berpotensi memengaruhi ketajaman dan ritme permainan mereka saat bergabung dengan skuad nasional.

Herdman dan Tantangan Membangun Skuad

Herdman resmi menangani Timnas Indonesia setelah era Shin Tae-yong. Sejak awal, ia menunjukkan pendekatan berbeda: lebih sering hadir langsung ke stadion untuk memantau pemain, tidak hanya mengandalkan laporan video.

Namun kehadiran Herdman di tribun malam itu justru menyisakan pertanyaan — apakah dua pemain yang absen tersebut tetap akan dipertahankan dalam skuad, atau ada evaluasi lebih lanjut menyusul minimnya menit bermain di level klub.

Agenda Timnas Indonesia ke depan cukup padat. Skuad senior masih memiliki sejumlah laga penting, sementara di level junior, Timnas U-17 baru saja menghadapi China U-17 di Piala Asia U-17 2026. Tekanan untuk memastikan setiap pemain panggilan dalam kondisi prima dan ritme terbaik menjadi krusial.

Persija Tetap Jadi Lumbung Pemain Timnas

Terlepas dari absennya dua pemain malam itu, Persija tetap menjadi salah satu klub dengan kontribusi pemain terbesar untuk timnas. Performa kolektif tim yang solid — terbukti dengan kemenangan 4-0 atas Persis — mencerminkan kualitas skuad yang terus berkembang di bawah tekanan kompetisi penuh Liga 1.

Dengan 60 poin dan masih ada sisa laga di musim ini, Persija masih berpeluang finis lebih tinggi dari posisi ketiga saat ini. Setiap pemain yang tampil konsisten di level ini otomatis masuk radar Herdman untuk agenda timnas berikutnya.

Kunjungan Herdman malam itu mungkin tidak memberikan gambaran lengkap seperti yang diharapkan, tapi sinyal yang ia berikan jelas: pemantauan langsung akan terus dilakukan, dan tidak ada tempat aman di daftar panggilan bagi mereka yang tidak bermain di level klub.

#Timnas Indonesia #Bri Liga 1 #Persija Jakarta #John Herdman #Skuad Garuda #Persis Solo