Sundul
Bulutangkis

China Samakan Skor Lawan Kanada di Thomas Cup 2026

China sempat tertinggal setelah Shi Yu Qi mundur dari pertandingan, namun tim Tirai Bambu langsung merespons untuk menyamakan kedudukan melawan Kanada di Thomas Cup 2026.

Dimas Wirawan · 04 Mei 2026, 08:55 · 3 min baca

China sempat berada dalam tekanan setelah unggulan utama mereka, Shi Yu Qi, terpaksa mundur dari pertandingan melawan Kanada di babak grup Thomas Cup 2026. Namun tim Tirai Bambu tidak butuh waktu lama untuk bangkit dan menyamakan kedudukan dalam tie tersebut.

Shi Yu Qi Mundur, China Langsung Kehilangan Poin

Mundurnya Shi Yu Qi menjadi pukulan besar bagi China. Pebulu tangkis peringkat atas dunia itu tidak dapat melanjutkan pertandingannya, dan hasilnya China harus merelakan poin kepada Kanada. Tim Amerika Utara itu tiba-tiba berada di posisi menguntungkan, sesuatu yang tidak banyak diprediksi sebelum tie ini dimulai.

Kanada memanfaatkan situasi tersebut dengan baik. Dengan satu poin di tangan dari mundurnya Shi Yu Qi, kepercayaan diri kubu Kanada naik signifikan menghadapi sisa pertandingan dalam tie ini.

China Langsung Merespons

China tidak membiarkan ketertinggalan itu berlangsung lama. Pemain-pemain lain dalam skuat China tampil solid dan berhasil menyamakan kedudukan. Respons cepat ini menunjukkan kedalaman skuat yang dimiliki China — meski tanpa Shi Yu Qi, mereka tetap memiliki amunisi yang cukup untuk bersaing di level tertinggi.

Kemampuan China untuk bangkit setelah kehilangan pemain kunci mencerminkan pengalaman panjang mereka di ajang beregu paling bergengsi di cabang olahraga bulu tangkis putra ini.

Kanada Tunjukkan Perkembangan Pesat

Terlepas dari hasil akhir tie ini, penampilan Kanada patut mendapat sorotan. Mampu memanfaatkan situasi dan sempat unggul atas China — negara yang mendominasi Thomas Cup selama puluhan tahun — adalah pencapaian tersendiri bagi perkembangan bulu tangkis Kanada di level internasional.

Kanada dalam beberapa tahun terakhir konsisten mengirimkan wakil ke turnamen-turnamen BWF, dan penampilan di Thomas Cup 2026 ini menjadi bukti bahwa mereka bukan lagi tim yang datang sekadar untuk berpartisipasi.

Kondisi Shi Yu Qi Jadi Perhatian

Mundurnya Shi Yu Qi tentu menjadi perhatian besar, tidak hanya bagi kubu China tetapi juga seluruh penggemar bulu tangkis dunia. Shi Yu Qi adalah salah satu tunggal putra terbaik di dunia saat ini, dan absennya dia dari sisa pertandingan di Thomas Cup 2026 — apabila kondisinya tidak membaik — akan menjadi kerugian besar bagi China dalam perjalanan mempertahankan gelar.

Belum ada informasi resmi soal tingkat keparahan cedera atau kondisi yang memaksanya mundur. Perkembangan kondisi Shi Yu Qi dalam beberapa hari ke depan akan sangat menentukan kekuatan China di babak-babak selanjutnya.

China Tetap Difavoritkan Juara

Meski sempat direpotkan Kanada, China tetap menjadi salah satu kandidat terkuat juara Thomas Cup 2026. Dengan skuat yang dalam dan pengalaman yang tidak tertandingi di ajang ini, satu insiden mundurnya seorang pemain tidak serta-merta meruntuhkan ambisi mereka.

Thomas Cup 2026 terus berjalan dengan intensitas tinggi. Persaingan di babak grup sudah memperlihatkan bahwa tidak ada laga yang bisa dianggap mudah — bahkan bagi China sekalipun.

#Bwf #Kanada #Bulu Tangkis #Thomas Cup 2026 #Shi Yu Qi #China