Sundul
Liga Italia

Atalanta Kalah 2-3 dari Cagliari, Lazio Imbang Lawan Udinese

Atalanta menelan kekalahan 2-3 dari Cagliari di Unipol Domus pada pekan ke-34 Serie A. Di laga lain, Lazio hanya mampu bermain imbang kontra Udinese.

Dimas Wirawan · 07 Mei 2026, 20:50 · 3 min baca

Atalanta menelan kekalahan mengejutkan di Unipol Domus, Senin (27/4/2026). Bertandang ke markas Cagliari pada pekan ke-34 Serie A, La Dea pulang dengan skor 2-3 — hasil yang memperburuk posisi mereka di papan tengah klasemen. Di laga lain malam yang sama, Lazio gagal meraih tiga poin setelah ditahan imbang Udinese.

Cagliari Taklukkan Atalanta 3-2 di Unipol Domus

Cagliari tampil mengejutkan di hadapan pendukung sendiri. Tuan rumah berhasil mengalahkan Atalanta dengan skor 3-2, memupus harapan tim tamu untuk menjaga momentum positif di Serie A.

Kemenangan ini terasa lebih berarti bagi Cagliari mengingat situasi mereka di klasemen. I Rossoblu kini mengoleksi 36 poin dari 34 pertandingan, berada di posisi 16 — tepat di zona merah. Dengan catatan form WLWLL, kemenangan ini menjadi pelampung penting dalam perjuangan mereka menghindari degradasi.

Sementara Atalanta harus pulang dengan tangan kosong. La Dea kini tercatat di posisi 15 klasemen dengan 13 poin dari 8 laga yang telah dimainkan, meski form terakhir mereka menunjukkan rentetan positif sebelum malam ini (LLWWW). Kekalahan di Sardinia ini menjadi pukulan telak di tengah persaingan ketat menuju akhir musim.

Lazio Gagal Menang, Diimbangi Udinese

Di laga lainnya, Lazio harus puas bermain imbang menghadapi Udinese. Hasil seri ini menambah daftar panjang dropped points I Biancocelesti sepanjang musim ini.

Lazio kini berada di posisi 8 klasemen dengan 48 poin dari 34 pertandingan — catatan 12 menang, 12 imbang, dan 10 kekalahan. Form terkini mereka (DWLDW) menggambarkan inkonsistensi yang sulit dihilangkan. Dengan produktivitas gol 37 dan kebobolan 33, selisih gol yang tipis mencerminkan tim yang belum menemukan ritme terbaiknya di penghujung musim.

Udinese di sisi lain meraih satu poin berharga. Klub asal Friuli tersebut kini menempati posisi 11 dengan 44 poin, unggul empat angka dari Lazio namun dengan laga yang sama — 34 pertandingan. Form Udinese (DLWDW) menunjukkan mereka juga tidak sepenuhnya konsisten, namun cukup tangguh untuk mencuri poin dari tim-tim yang lebih diunggulkan.

Konteks Klasemen: Persaingan Papan Tengah Memanas

Dengan hanya beberapa pekan tersisa di Serie A musim ini, jarak antara sejumlah tim di papan tengah hingga papan bawah sangat tipis. Cagliari (36 poin, posisi 16) masih berada dalam bahaya degradasi meski meraih tiga poin malam ini.

Atalanta dengan 13 poin dari 8 laga yang tercatat di dossier — angka yang tampak lebih rendah dari yang semestinya untuk tim sekaliber La Dea — menunjukkan bahwa musim ini belum berjalan sesuai ekspektasi. Kekalahan dari Cagliari mempertegas bahwa mereka masih rentan, terutama saat bermain tandang.

Bagi Lazio, poin yang terbuang kontra Udinese semakin menutup peluang mereka untuk finish di posisi yang lebih baik. Selisih empat poin dari Udinese di posisi 11 menunjukkan bahwa Lazio memiliki ruang untuk naik, namun konsistensi menjadi kunci yang belum berhasil mereka temukan.

Catatan Pekan Ke-34

Pekan ke-34 Serie A sekali lagi membuktikan bahwa kompetisi Italia musim ini sangat sulit diprediksi. Tim-tim yang secara nama lebih besar tidak selalu mampu mendominasi lawan yang secara klasemen berada di bawah mereka.

Cagliari membuktikan bahwa dengan motivasi yang tepat — dalam hal ini, perjuangan menghindari degradasi — mereka mampu menjatuhkan siapa saja di hadapan pendukung sendiri. Tiga poin dari Atalanta bisa menjadi titik balik krusial dalam perjalanan mereka bertahan di Serie A.

Laga-laga sisa musim dipastikan akan semakin panas, khususnya di zona bawah klasemen di mana setiap poin benar-benar menentukan nasib sebuah klub.

#Serie A #Liga Italia #Atalanta #Lazio #Udinese #Cagliari