Sundul
Timnas Indonesia

PSSI Target Timnas U-17 Lolos Piala Dunia U-17 2026

PSSI secara resmi membebankan target lolos Piala Dunia U-17 2026 kepada Timnas Indonesia U-17, sementara pelatih John Herdman belum buka suara soal ekspektasi tersebut.

Dimas Wirawan · 08 Mei 2026, 02:00 · 3 min baca

PSSI resmi menetapkan target ambisius untuk Timnas Indonesia U-17: lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Target itu diumumkan di tengah persiapan skuad Garuda Muda menghadapi Piala Asia U-17 2026, ajang kualifikasi yang menjadi tiket utama menuju turnamen dunia. Di sisi lain, pelatih kepala John Herdman hingga kini belum memberikan pernyataan terbuka merespons target federasi tersebut.

PSSI Pasang Target Lolos Piala Dunia

Federasi tidak main-main dengan target ini. Piala Dunia U-17 2026 menjadi salah satu agenda prioritas pembinaan usia muda Indonesia, seiring meningkatnya investasi federasi di sektor akademi dan naturalisasi pemain muda berdarah Indonesia.

Jalur menuju Piala Dunia U-17 bagi Indonesia melewati Piala Asia U-17 2026. Empat tim teratas Piala Asia U-17 berhak tampil di Piala Dunia U-17. Artinya, Indonesia harus finis minimal empat besar di level Asia — sebuah target yang tidak mudah, mengingat persaingan dari Jepang, Korea Selatan, Uzbekistan, dan negara-negara Asia kuat lainnya.

Salah satu laga krusial dalam perjalanan itu adalah duel kontra China U-17 di Piala Asia U-17 2026, yang dijadwalkan berlangsung 27 April 2026. Hasil di laga itu akan sangat menentukan posisi Indonesia di fase grup.

Herdman Diam, Ada Apa?

Yang menarik perhatian adalah sikap John Herdman. Pelatih asal Inggris yang ditunjuk menangani Timnas Indonesia ini belum memberikan komentar apa pun soal target PSSI tersebut. Diam Herdman memunculkan berbagai spekulasi — apakah ia merasa tekanan target terlalu besar, atau sekadar menjaga fokus tanpa terganggu ekspektasi eksternal.

Dalam dunia kepelatihan, diam bisa berarti banyak hal. Bisa strategi komunikasi, bisa juga sinyal bahwa ada ketidaksepahaman internal antara pelatih dan federasi soal realisme target. Herdman dikenal sebagai pelatih yang terukur dalam berbicara, dan pendekatan ini pernah ia terapkan semasa menukangi Timnas Kanada.

Yang pasti, tekanan ada di pundaknya. PSSI sudah bicara. Publik sudah mendengar.

Modal dan Tantangan Garuda Muda

Catatan terbaru Timnas Indonesia U-17 tidak sepenuhnya mulus. Di Piala AFF U-17 2026, skuad Garuda Muda menelan kekalahan dari Malaysia — hasil yang menjadi catatan evaluasi sebelum menatap Piala Asia U-17 dengan lebih serius.

Namun, kekalahan di level AFF tidak serta-merta menggambarkan keseluruhan kualitas skuad. Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17 adalah dua kompetisi dengan level intensitas berbeda. Federasi dan tim pelatih kemungkinan besar menggunakan Piala AFF sebagai laboratorium rotasi dan pengujian taktik sebelum bertarung di level Asia.

Sisi positifnya, pembinaan usia muda Indonesia tengah berada di jalur yang lebih terstruktur dibanding satu dekade lalu. Sejumlah pemain muda Indonesia sudah mengecap pengalaman di akademi luar negeri, dan proses naturalisasi pemain berdarah Indonesia terus berjalan untuk memperkuat kedalaman skuad.

Realisme vs Ambisi

Lolos Piala Dunia U-17 bukan perkara sederhana bagi Indonesia. Kompetisi Asia di level usia muda selalu ketat. Jepang dan Korea Selatan secara konsisten menghasilkan generasi pemain berbakat setiap siklus. Uzbekistan dan Tajikistan juga meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Namun ambisi PSSI bukan tanpa dasar. Timnas Indonesia U-17 pernah mencicipi panggung Piala Dunia U-17 2023 sebagai tuan rumah, meski kala itu tampil sebagai wild card tanpa melalui proses kualifikasi Asia. Kini, mereka harus buktikan layak hadir lewat jalur kompetitif.

Target PSSI jelas. Jalan Herdman dan anak asuhnya pun sudah terbentang. Yang dibutuhkan sekarang bukan hanya ambisi, melainkan konsistensi performa dari laga ke laga di Piala Asia U-17 2026.

#Piala Dunia 2026 #John Herdman #Pssi #Timnas Indonesia U 17 #Piala Asia U 17 2026 #Garuda Muda #Piala Dunia U 17 2026